Apa Sih Beda Pengertian Istilah Assesmen, Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi?

Di akhir tahapan proses pembelajaran yang dilakukan pada suatu kuliah selalu dilaksanakan proses penilaian terhadap hasil pembelajaran dari seluruh mahasiswa. Penilaian bukanlah hanya merupakan proses memberikan nilai angka ataupun huruf kepada mahasiswa di akhir suatu perkuliahan, namun sebenarnya terdapat beberapa tahapan dalam penilaian. Terdapat beberapa istilah yang terkait dengan penilaian yaitu assesmen (assessment), tes (test), pengukuran (measurement), dan evaluasi (evaluation). Istilah-istilah tersebut bagi kebanyakan orang sulit untuk dibedakan artinya sehingga sering kali ditemui penggunaannya dalam konteks yang kurang tepat. Berikut adalah penjelasan tentang definisi istilah-istilah tersebut yang disarikan dari beberapa sumner (Huitt, Hummel, & Kaeck, 2001; Kizlik, 2014).

Assesmen adalah proses untuk mendapatkan data/informasi dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk memantau perkembangan proses pembelajaran serta memberikan umpan balik baik kepada dosen maupun kepada mahasiswa. Terdapat berbagai macam jenis assesmen dan salah satunya adalah tes. Tes adalah assesmen yang pesertanya diminta untuk menjawab serangkaian pertanyaan secara tertulis/lisan ataupun mendemonstrasikan suatu ketrampilan yang diperintahkan. Umumnya dilakukan pada akhir suatu tahapan pembelajaran dan jawaban yang diberikan memiliki kemungkinan benar atau salah. Assesmen, termasuk juga tes, menghasilkan informasi pencapaian relatif terhadap tujuan pembelajaran.

Assesmen dapat dibagi berdasarkan penggunaannya, yaitu assesmen sumatif (summative assessment) dan assesmen formatif (formative assessment). Asesmen sumatif digunakan untuk memperoleh informasi tetang pencapaian mahasiswa setelah menyelesaikan suatu aktivitas atau modul atau satuan perkuliahan lainnya. Umumnya hasil dari assesmen sumatif dimasukkan ke dalam komponen penilaian. Assesmen formatif dilakukan untuk mendapatkan umpan balik (feedback) dan umpan maju (feedforward) dari proses pembelajaran yang dilakukan dan/atau untuk mendukung perencanaan pembelajaran.

Setelah diperoleh hasil assesmen maka dilakukan proses pengukuran. Pengukuran adalah proses penyematan atribut atau dimensi atau kuantitas terhadap hasil assesmen dengan cara membandingkannya terhadap suatu instrumen standar tertentu. Istilah penilaian (grading) dapat digunakan secara khusus untuk proses pengukuran ini. Setelah dilakukan pengukuran maka hasilnya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi. Evaluasi adalah proses pemberian status atau keputusan atau klasifikasi terhadap suatu hasil pengukuran/assesmen.

Untuk memudahkan pemahaman berikut adalah contoh proses pada pembelajaran di kelas yang digolongkan sebagai assesmen, pengukuran/penilaian, dan evaluasi. Contoh assesmen adalah pemberian tugas saat kuliah maupun penyelenggaraan ujian (UTS dan UAS). Pengukuran atau penilaian dilakukan oleh dosen berdasarkan hasil assesmen berupa lembar jawaban tugas atau ujian. Dosen memberikan nilai, dapat berupa angka atau huruf, terhadap hasil pekerjaan mahasiswa. Setelah semua hasil assesmen dinilai/diukur maka memasuki tahapan evaluasi. Seluruh hasil mahasiswa diklasifikasikan, ada yang lulus atau tidak lulus.

Istilah assesmen, pengukuran/penilaian, dan evaluasi tidak hanya berlaku di pembelajaran di kuliah saja, tapi juga berlaku pada hal lain. Misalnya pada proses seleksi hibah penelitian. Sebagai syarat untuk mengajukan hibah penelitian, misalnya dari Dikti, maka penyelenggara hibah menugaskan kepada dosen yang berminat untuk membuat proposal untuk kemudian dipresentasikan di hadapan reviewer. Ini adalah salah tahapan assesmen. Tahapan berikutnya adalah tahapan penilaian yaitu reviewer memberikan nilai pada masing-masing komponen proposal yang telah dibuat dan presentasi yang dilakukan untuk kemudian dijumlah menjadi nilai total yang menggambarkan kesiapan dosen dalam merencanakan penelitian yang diusulkan. Selanjutnya pada proses evaluasi daftar nilai yang telah diperoleh tersebut dilihat dan dipilih mana saja yang dinyatakan mendapatkan hibah mana yang belum.

Demikian penjelasan singkat terkait assesmen, pengukuran/penilaian, dan evaluasi, semoga bermanfaat.

 

 

Referensi

Huitt, B., Hummel, J., & Kaeck, D. (2001). Assessment, measurement, evaluation, and research. Retrieved February 6, 2015, from http://www.edpsycinteractive.org/topics/intro/sciknow.html

Kizlik, B. (2014). Measurement, Assessment, and Evaluation in Education. Retrieved February 6, 2015, from http://www.adprima.com/measurement.htm

Tags: , , ,

Leave a Reply

*

It sounds like SK2 has recently been updated on this blog. But not fully configured. You MUST visit Spam Karma's admin page at least once before letting it filter your comments (chaos may ensue otherwise).