Pembekalan Calon Lulusan : Kontribusi Alumni (dan Calon Alumni) Dalam Peningkatan Akreditasi Program Studi

Oleh : Agung Nugroho Adi – Program Studi Teknik Mesin UII Yogyakarta

Disampaikan pada Workshop Program Hibah Kompetisi Program Studi (PHK-PS) Teknik Kimia UII Tahun 2016

Proses penyelenggaraan pendidikan di perguruan tinggi merupakan suatu proses yang melibatkan banyak proses di dalamnya. Sesuai dengan Catur Darma Perguruan Tinggi maka setiap prodi di UII memiliki setidaknya empat komponen proses yaitu Tridarma Perguruan Tinggi berupa Pendidikan Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, ditambah dengan Dakwah Islamiah. Secara berkala sebuah program studi diwajibkan oleh aturan perundangan untuk menjalani proses akreditasi. Akreditasi adalah bentuk pertanggungjawaban suatu prodi terhadap penyelenggaraan seluruh proses pendidikan kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat. Tentunya seluruh komponen dalam prodi memiliki keinginan untuk dapat meningkatkan status akreditasi pada saat proses reakreditasi berikutnya menjadi A. Apa keuntungan yang diperoleh dari suatu prodi yang mendapatkan status akreditasi A? Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh adalah :

  • Bentuk pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di program studi
  • Peningkatan kesempatan bagi program studi, misalnya untuk meraih hibah
  • Peningkatan kesempatan bagi lulusan program studi, misalnya untuk melamar pekerjaan di beberapa institusi yang mensyaratkan akreditasi A bagi calon pelamar.
  • Peningkatan minat calon mahasiswa.

Untuk mendapatkan status akreditasi A diperlukan dukungan dari seluruh komponen prodi. Mahasiswa dan juga lulusan memiliki kontribusi yang besar dalam penilaian akreditasi. Hal ini dikarenakan lulusan adalah output utama dari proses pendidikan yang berjalan di suatu prodi. Kualitas lulusan yang baik mencerminkan kualitas proses pendidikan yang berjalan di suatu prodi.

Terdapat tiga hal yang dapat menjadi kontribusi dalam peningkatan status akreditasi program studi :

  • Meningkatkan kinerja akademik dan non-akademik dari calon lulusan
    • IPK > 3
    • Masa studi < 4 tahun
    • Masa TA < 6 bulan
    • Masa KP < 6 bulan
    • Prestasi di bidang nalar, minat & bakat
    • Keterlibatan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat
  • Berpartisipasi dalam tracer study : adalah studi mengenai lulusan perguruan tinggi. Bentuknya berupa kuisioner yang diisi oleh Lulusan dan Pengguna lulusan. Adapun tujuan dari tracer study adalah :
    • Mengetahui keterserapan dan relevansi kompetensi lulusan di masyarakat
    • Menjadi umpan balik bagi proses pembelajaran dan perbaikan kurikulum
    • Sebagai masukan bagi perbaikan dan pengembangan perguruan tinggi
    • Sebagai salah satu poin penilaian akreditasi

    Beberapa hal yang umumnya menjadi pertanyaan pada kuisioner bagi lulusan

    • Lama waktu tunggu bekerja
    • Kesesuaian bidang kerja
    • Kesesuaian level kompetensi
    • Gaji pertama
    • Kepuasan terhadap proses selama perkuliahan
    • Masukan untuk prodi

    Beberapa hal yang umumnya menjadi pertanyaan pada kuisioner bagi pengguna lulusan

    • Integritas (etika dan moral)
    • Keahlian berdasarkan bidang ilmu (profesionalisme)
    • Bahasa Inggris/asing lainnya
    • Penggunaan Teknologi Informasi
    • Komunikasi
    • Kerjasama tim
    • Pengembangan diri
  • Partisipasi lulusan terhadap pengembangan prodi, dapat berupa :
    • Sumbangan dana
    • Sumbangan fasilitas
    • Keterlibatan dalam kegiatan akademik & non akademik
    • Pengembangan jejaring
    • Penyediaan fasilitas untuk kegiatan akademik & non akademik
    • Himpunan Alumni

Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini mahasiswa sebagai calon lulusan mendapatkan wawasan tentang kontribusi alumni dalam peningkatan akreditasi program studi serta dapat turut termotivasi untuk berpartisipasi dalam peningkatan akreditasi program studi.

Leave a Reply

*

It sounds like SK2 has recently been updated on this blog. But not fully configured. You MUST visit Spam Karma's admin page at least once before letting it filter your comments (chaos may ensue otherwise).