Apa Saja Isi Dokumen Kurikulum Pendidikan Tinggi

Terkait dengan tulisan sebelumnya tentang kurikulum, setelah membahas tentang apa itu Kurikulum Pendidikan Tinggi, pertanyaan berikutnya adalah tentunya bagaimana cara menyusun kurikulum Pendidikan Tinggi. Tulisan ini memuat struktur dokumen kurikulum yaitu poin-poin apa saja yang perlu dicantumkan dalam suatu dokumen Kurikulum Pendidikan Tinggi. Awalnya struktur dokumen kurikulum dalam tulisan ini digunakan sebagai dasar penyusunan dokumen kurikulum di prodi kami, tapi saya pikir bahwa prodi lain juga dapat mengadopsi/mengadaptasi/mengembangkan struktur dokumen ini. Untuk itu tulisan ini diharapkan dapat memudahkan prodi saat menyusun dokumen kurikulum. Meskipun tulisan ini telah berusaha mencantumkan poin-poin yang semestinya menjadi kelengkapan suatu dokumen kurikulum seperti yang tercantum pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi ataupun sumber lainnya seperti yang tertera pada referensi, namun disadari bahwa tulisan ini jauh dari sempurna. Prodi dapat menyesuaikan dengan kebutuhan prodi maupun mengembangkan poin-poin yang dicantumkan pada tulisan ini. Tabel ataupun gambar hanya sebagai contoh, prodi dapat menampilkan tabel ataupun gambar dalam format lain untuk menampilkan hal-hal yang sejenis.

 

Latar Belakang
Bagian ini berisi referensi ataupun argumen yang digunakan sebagai dasar dalam proses penyusunan/peninjauan kurikulum seperti (untuk tidak membatasi) :

  • Visi, misi, dan tujuan program studi
  • Perkembangan global dan nasional
  • Perkembangan disiplin ilmu mutakhir
  • Pemindaian kebutuhan masyarakat/industri
  • Peraturan yang berlaku, baik peraturan perundangan maupun peraturan di tingkat UII.
  • Ketetapan dari pemangku kepentingan (stakeholder) seperti kolokium keilmuan, asosiasi profesi, asosiasi program studi, badan akreditasi nasional seperti BAN-PT atau LAM-PT, badan/lembaga akreditasi/sertifikasi/validasi internasional

 

Evaluasi Diri Program Studi
Bagian ini berisi rangkuman evaluasi diri, khususnya bidang, akademik yang dilengkapi dengan hasil analisisnya. Beberapa poin yang dapat dituliskan pada bab ini (untuk tidak membatasi):

  • Evaluasi kinerja dan manajemen akademik, mencakup input, proses, dan output proses pembelajaran
  • Pengembangan keunggulan dan/atau keunikan lokal program studi
  • Evaluasi sarana dan prasarana akademik, seperti kelengkapan laboratorium dan ketersediaan ruang
  • Evaluasi ketersediaan dosen dan tenaga akademik
  • Masukan dari dosen dan mahasiswa
  • Hasil pelacakan alumni dan pengguna
  • Analisis SWOT (Strength Weakness Opportunity Threat) dari program studi

 

Proses Penyusunan/Peninjauan Kurikulum
Pada bagian ini dijelaskan tahapan-tahapan apa saja yang dilakukan oleh program studi dalam penyusunan/peninjauan kurikulum. Termasuk juga dapat dilengkapi dengan model/pendekatan/strategi apa saja yang digunakan dalam proses penyusunan/peninjauan kurikulum.

Profil Lulusan
Pada bagian ini disampaikan Profil Lulusan dari program studi, yaitu rumusan yang mendeskripsikan peran yang dapat dimainkan oleh Lulusan dari suatu program studi. Profil lulusan terkadang juga dilengkapi dengan karakter yag diharapkan dimiliki oleh lulusan.

Capaian Pembelajaran Lulusan
Pada bagian ini dijelaskan rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan dari program studi yaitu kemampuan minimal yang dimiliki oleh lulusan setelah menyelesaikan program pendidikannya. Beberapa hal yang dapat dicantumkan untuk melengkapi bab ini (untuk tidak membatasi)

  • rumusan CPL yang dijadikan referensi, misalnya CPL KKNI, universitas, asosisasi profesi/prodi, atau badan akreditasi/sertifikasi
  • pemetaan CPL prodi dengan profil lulusan (Tabel 1)
  • pemetaan CPL prodi dengan CPL referensi (Tabel 2).

Tabel 1 Contoh tabel yang memetakan CPL prodi dengan profil lulusan

Capaian pembelajaran referensi CPL1 CPL2 CPL3 CPL4 CPL5 dst 
Profil lulusan 1            
Profil lulusan 2            
Profil lulusan 3            
Profil lulusan 4            
Profil lulusan 5            
Dst            

Tabel 2 Contoh tabel yang memetakan CPL prodi dengan CPL referensi

Capaian pembelajaran referensi CPL1 CPL2 CPL3 CPL4 CPL5 dst 
CPL Referensi 1            
CPL Referensi 2             
CPL Referensi 3             
CPL Referensi 4            
CPL Referensi 5             
CPL Referensi 6             
CPL Referensi 7             
CPL Referensi 8             
CPL Referensi 9             
Dst            

 

Pengembangan Bahan Kajian
Pada bagian ini dijelaskan bahan kajian yang diperlukan dalam proses pembelajaran. Bahan kajian adalah bahan yang digunakan dalam proses pembelajaran dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran. Beberapa hal yang dapat dicantumkan untuk melengkapi bab ini

  • Pemetaan CPL prodi dengan bahan kajian (Tabel 3)

Tabel 3 Contoh tabel yang memetakan CPL prodi dengan bahan kajian

Bahan Kajian CPL1 CPL2 CPL3 CPL4 CPL5 dst 
Bahan kajian A            
Bahan kajian B            
Bahan kajian C            
Bahan kajian D            
Bahan kajian E            
Bahan kajian F            
Bahan kajian G            
Bahan kajian H            
Bahan kajian I            
Dst            

 

Struktur Mata Kuliah
Pada bagian ini dijelaskan struktur mata kuliah yang disusun per semester/blok yang dilengkapi dengan dengan informasi jumlah sks dan mata kuliah prasyarat (Tabel 4). Beberapa hal yang dapat dicantumkan untuk melengkapi bab ini (untuk tidak membatasi)

  • Model pemilihan dan penyusunan bahan kajian menjadi mata kuliah (parsial/integrasi/serial/paralel/lego/piramida/spiral/model lainnya/kombinasi)
  • Peta struktur mata kuliah (Gambar 1)
  • Pemetaan CPL prodi dengan mata kuliah (Tabel 5)
  • Jika dimungkinkan dapat pula ditampilkan skenario pengambilan mata kuliah jalur akselerasi untuk mahasiswa yang memiliki prestasi akademik tinggi.

Tabel 4 Contoh daftar mata kuliah per semester

Kode  Nama Mata Kuliah  Bobot (sks)  Prasyarat 
  Mata kuliah A    
  Mata kuliah B    
  Mata kuliah C    
  dst    
       

Gambar 1 Contoh peta struktur mata kuliah

Tabel 5 Contoh tabel yang memetakan CPL prodi dengan mata kuliah

Mata Kuliah CPL1 CPL2 CPL3 CPL4 CPL5 dst 
Mata kuliah A            
Mata kuliah B            
Mata kuliah C            
Mata kuliah D            
Mata kuliah E            
Mata kuliah F            
Mata kuliah G            
Mata kuliah H            
Mata kuliah I            
dst            

 

Proses Pembelajaran
Pada bagian ini dijelaskan tentang rancangan proses pembelajaran yang akan digunakan saat implementasi kurikulum. Rancangan dapat berupa penjelasan secara menyeluruh tentang pendekatan/strategi/metode/teknik pembelajaran dan/atau penjelasan secara khusus tentang pendekatan/strategi/metode/teknik pembelajaran yang digunakan pada capaian pembelajaran atau mata kuliah tertentu. Beberapa hal yang dapat dicantumkan untuk melengkapi bab ini (untuk tidak membatasi) :

  • Peta atau tabel yang menerangkan pendekatan/strategi/metode/teknik pembelajaran yang digunakan pada capaian pembelajaran atau mata kuliah tertentu (Tabel 6).
  • Strategi/langkah prodi untuk mengembangkan karakteristik proses pembelajaran yang sesuai Standar Proses Pembelajaran berikut :
  1. Islami (karakteristik tambahan khusus untuk prodi di lingkungan UII, tercantum pada Rancangan Peraturan UII tentang penyelenggaraan pendidikan);
  2. interaktif;
  3. holistik;
  4. integratif;
  5. transformatif;
  6. saintifik;
  7. kontekstual;
  8. tematik;
  9. efektif;
  10. kolaboratif; dan
  11. berpusat pada mahasiswa.
  • Strategi/langkah prodi untuk mengintegrasikan kegiatan penelitian (khusus program pada level KKNI 6 hingga 9) dan pengabdian kepada masyarakat (khusus program diploma empat, sarjana, profesi, dan spesialis) dalam proses pendidikan.

Tabel 6 Contoh tabel yang menerangkan proses pembelajaran yang digunakan pada masing-masing capaian pembelajaran lulusan

Pendekatan/strategi/metode/teknik pembelajaran CPL1 CPL2 CPL3 CPL4 CPL5 dst 
diskusi kelompok             
simulasi             
studi kasus             
pembelajaran kolaboratif             
pembelajaran kooperatif             
pembelajaran berbasis proyek             
pembelajaran berbasis masalah             
pembelajaran berbasis peran            
pembelajaran berbasis penjelajahan pengetahuan (inquiry based learning)            
pembelajaran mandiri            
Pendekatan/strategi/metode/teknik pembelajaran lain yang dapat secara efektif memfasilitasi pemenuhan capaian pembelajaran lulusan.: sebutkan            

Catatan : nama pendekatan/strategi/metode/teknik pembelajaran yang tercantum di sini hanyalah contoh

Pengukuran Capaian Pembelajaran
Pada bagian ini dijelaskan tentang rancangan pengukuran capaian pembelajaran (asesmen) yang akan digunakan saat implementasi kurikulum. Rancangan dapat berupa penjelasan secara menyeluruh tentang teknik/instrumen asesmen secara menyeluruh dan/atau penjelasan secara khusus tentang teknik/instrumen asesmen yang digunakan pada capaian pembelajaran atau mata kuliah tertentu. Beberapa hal yang dapat dicantumkan untuk melengkapi bab ini (untuk tidak membatasi):

  • Peta atau tabel yang menerangkan teknik/instrumen asesmen yang digunakan pada capaian pembelajaran atau mata kuliah tertentu (Tabel 7).
  • Strategi/langkah prodi untuk mengembangkan karakteristik asesmen dan penilaian pembelajaran yang sesuai Standar Penilaian Pembelajaran berikut :
  1. edukatif;
  2. otentik;
  3. objektif;
  4. akuntabel; dan
  5. transparan.

Tabel 7 Contoh tabel yang menerangkan teknik asesmen yang digunakan pada masing-masing capaian pembelajaran lulusan

Teknik Asesmen CPL1 CPL2 CPL3 CPL4 CPL5 dst 
Tes/ujian tertulis             
Tes/ujian lisan             
Unjuk kerja : seperti presentasi, pidato, debat, diskusi, permainan peran (role play), praktikum, perbaikan masalah (troubleshooting)            
Perancangan/pembuatan produk : seperti peta konsep, diagram alir, makalah, poster, audio/video, tugas proyek, buku, perangkat lunak;             
Kompetisi;             
Riset/penelitian             
Pengabdian masyarakat            
Dakwah             
Portofolio             
Focus Group Discussion             
Penyebaran angket/kuisioner             
Teknik pengukuran CP lain : sebutkan             

Catatan : nama teknik asesmen yang tercantum di sini hanyalah contoh

Evaluasi Pembelajaran
Pada bagian ini dijelaskan tahapan serta ketentuan evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan, seperti (untuk tidak membatasi) :

  • Evaluasi tahap awal pembelajaran, misalnya DO 4 semester untuk jenjang sarjana
  • Evaluasi akhir masa studi, misalnya DO 14 semester untuk jenjang sarjana
  • Evaluasi tutup teori
  • Evaluasi kelulusan

 

Penjaminan Mutu Bidang Pendidikan
Pada bagian ini dijelaskan upaya/strategi program studi dalam penjaminan mutu bidang pendidikan, utamanya dalam menjamin mutu lulusan sesuai dengan profil lulusan serta pemenuhan capaian pembelajaran lulusan. Contoh berikut menggunakan pola tahapan Plan Do Check Action (PDCA) :

  • Tahapan Plan : bagaimana dokumen rencana pembelajaran disusun, bagaimana proses review rencana pembelajaran dilakukan
  • Tahapan Do : bagaimana monitoring proses pembelajaran dilaksanakan (contohnya pengisian realisasi RPS oleh dosen dan validasinya oleh mahasiswa, petugas perkuliahan, dan pimpinan prodi)
  • Tahapan Check : bagaimana proses validasi pengukuran capaian pembelajaran dilakukan (misalnya validasi soal ujian), apa yang dilakukan dosen dan mahasiswa untuk melakukan refleksi proses dan hasil pembelajaran yang telah dilakukan (contoh dosen : pengisian lembar refleksi diri, mahasiswa : lembar refleksi diri dan lembar penilaian dosen)
  • Tahapan Action : bagaimana hasil dari tahapan Check digunakan untuk perbaikan dan pengembangan (contoh untuk pengembangan rencana pembelajaran berikutnya atau untuk proses peninjauan kurikulum berikutnya)

 

Pedoman Konversi
Pada bagian ini dijelaskan pedoman bagi mahasiswa untuk konversi nilai dan sks dari kurikulum lama ke kurikulum baru.

 

Daftar Pustaka

Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan. (2016). Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi. Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. (2015). Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Majelis Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. (2017). Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kebijakan Penyusunan Instrumen Akreditasi. Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Tim Kurikulum dan Pembelajaran. (2014). Buku Kurikulum Pendidikan Tinggi. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Tim Penyusun. (2014). Panduan Penyusunan Capaian Pembelajaran Program Studi. Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Lampiran

Bagian ini berisi dokumen, data dan informasi pendukung yang relevan dengan proses penyusunan/peninjauan kurikulum, seperti (untuk tidak membatasi) :

    1. Silabus mata kuliah (harus tersedia untuk seluruh mata kuliah dalam kurikulum)

Leave a Reply

*

It sounds like SK2 has recently been updated on this blog. But not fully configured. You MUST visit Spam Karma's admin page at least once before letting it filter your comments (chaos may ensue otherwise).